Bidang Ekonomi

PDFCetakSurel

Jumat, 04 November 2011 07:46

BANTUAN ZAKAT PRODUKTIF

Zakat produktif adalah zakat yang dikelola secara tepat guna dan efektif manfaatnya bagi para mustahiq/penerima zakat sesuai dengan syari’at Islam, yang dilakukan dengan cara memberi bantuan modal untuk menjalankan dan mengembangkan usaha mustahiq guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

  • Kriteria dan Aturan Bagi Mustahiq
  1. Penerima zakat (mustahiq) adalah sesuai dengan ketentuan syariah
  2. Memiliki karakater yang jujur dan amanah
  3. Keterbatasan modal dalam mengelola atau mengembangkan usaha yang telah ada
  4. Penerima zakat (mustahiq) sudah menikah dan memiliki tempat tinggal yang menetap setidaknya dalam masa 1 (satu) tahun
  5. Jika memiliki sepeda motor digunakan sebagai sarana usaha
  6. Tidak memiliki utang yang bukan untuk kebutuhan pokok
  7. Bantuan zakat yang diberikan dalam bentuk modal kerja atau investasi peralatan kerja
  8. Penerima zakat (mustahiq) akan dibentuk dalam kelompok dan dikoordinir oleh seorang ketua yang disepakati oleh para anggota kelompok
  9. Penerima zakat (mustahiq) diharapkan untuk memberikan infaq kepada ketua untuk kepentingan kelompok berdasarkan kesepakatan bersama para anggota
  10. Pemberian infaq dari penerima zakat (mustahiq) kepada ketua kelompok berakhir apabila total jumlah infaq yang diberi sudah sebesar jumlah zakat yang diterima dari LAZ
  11. Infaq tersebut dapat digunakan oleh kelompok sampai usahanya dinilai oleh Petugas LAZ sudah mandiri atau paling lama 2 (dua) tahun
  12. Untuk penerima zakat (mustahiq) yang tidak amanah, maka untuk pemberian bantuan zakat yang bersifat produktif selanjutnya tidak dapat diberikan lagi
  • Proses dan Tahap
  1. Sosialisasi:  Memberikan informasi mengenai program zakat produktif agar dapat dimengerti dan dipahami oleh para calon mustahiq secara utuh, sehingga mengetahui proses dan tahapan untuk menerima bantuan. Dalam tahap ini, para calon mustahiq harus hadir dan mengisi form absensi kehadiran
  2. Survei
    Melakukan studi kelayakan terhadap calon mustahiq yang meliputi:
    -   Data yang jelas tentang calon mustahiq
    -   Kebutuhan pinjaman yang pasti
    -   Kemampuan untuk mengembalikan bantuan
    -   Alokasi bantuan yang jelas
  3. Menetapkan jenis usaha produktif
    Ada dua cara yang dapat dilakukan antara lain:
    - Jika mustahiq belum memiliki usaha, maka Petugas LAZ dapat mengarahkan mustahiq agar membuka usaha yang layak dan sesusai dengan kemampuannya.
    -  Jika mustahiq telah memiliki usaha tetapi tidak berkembang, maka Petugas LAZ berusaha untuk membimbing membantu mustahiq agar dapat berjalan dan berkembang lebih baik
  4. Melakukan arahan dan bimbingan
    Fungsi ini dijalankan Petugas LAZ untuk menjaga agar usaha mustahiq tetap berjalan dan berkembang serta mengamankan dana zakat. Tanpa fungsi ini, dikhawatirkan dana zakat akan disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mustahiq. Untuk mengefektifkan fungsi ini, mustahiq akan dibentuk dalam kelompok
  5. Melakukan pengawasan
    Petugas LAZ melakukan pengawasan terhadap keputusan kelompok namun yang terpenting menciptakan kesadaran bahwa fungsi pengawasan dilakukan oleh setiap anggota/mustahiq itu sendiri. Sehingga, dapat mendidik mustahiq untuk bertanggung jawab terhadap segala keputusan keleompok
  6. Mengadakan evaluasi
    Evaluasi dilakukan untuk mendapatkan data, bahwa usaha yang dijalankan dapat berkembang sesuai rencana, serta dana yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Program ini dapat dilakukan bersama-sama dengan mustahiq, dimana Petugas LAZ hanya memfasilitasi dan mengarahkan
  7. Membuat pelaporan:  Petugas LAZ membuat laporan mengenai perkembangan anggota kelompok baik secara lisan maupun dalam bentuk tulisan
 

Jajak Pendapat

Kriteria yang paling utama buat pemimpin?

Jujur
Amanah
Muslim
Dikenal

Current Results

Jadwal Sholat

Statistik Pengunjung

mod_jvcounter mod_jvcounter mod_jvcounter mod_jvcounter mod_jvcounter mod_jvcounter
11
806
3831
204627
54.224.102.26
1
1